Berita Terkini, Kriminal, Dunia dalam Berita, Info Bola, Kesehatan, Politik, Warta Hari Ini, Terbaru, Politik Terbaru, Olahraga, Ekonomi, Budaya, Politik Terkini

TNI AL Siapkan Rp7 M Untuk Perbaiki KRI Arung Samudera Surabaya

TNI AL Siapkan Rp7 M Untuk Perbaiki KRI Arung Samudera Surabaya. "Dananya Rp7 miliar untuk perbaikan, namun perkembangan terakhir saya belum tahu bagaimana proses perbaikan itu," kata Kasal Laksamana TNI Sumardjono seusai memimpin upacara Hari Armada atau HUT ke-62 TNI AL di Koarmatim, Surabaya, Rabu. Mabes TNI AL menyiapkan dana Rp7 miliar untuk perbaikan total KRI Arung Samudera (Arsa) di Australia setelah mengalami kerusakan akibat hantaman badai beberapa bulan lalu.

Menurut Kasal, perbaikan menyeluruh di sebuah galangan di Brisbane itu belum diketahui memakan waktu berapa lama. Karena itu keberadaan kapal tiang tinggi itu juga belum jelas kapan bisa berlayar kembali ke Indonesia. KRI Arsa yang dikomandani Kapten Laut (P) Eko Deni tersebut terdampar di pantai Wide By, negara bagian Queensland, Australia, Kamis, 23 Agustus 2007 sekitar pukul 03.00 waktu setempat akibat hantaman badai besar.

Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim), Laksda TNI Adi Prabawa saat menyambut kedatangan KRI Dewaruci beberapa waktu lalu juga menegaskan bahwa kapal itu akan diperbaiki di Australia. "Pejabat berwenang di Australia tidak mau membiarkan KRI Arsa berlayar dalam kondisi rusak karena tidak mau ambil resiko. Mungkin perbaikannya akan memakan waktu satu atau bulan, namun hal itu tergantung kerusakan kapalnya," katanya.

Sementara Kadispen Koarmatim, Letkol Laut (KH) Drs Toni Syaiful mengemukakan bahwa selama masa perbaikan, lima ABK KRI Arsa berada di Brisbane. Mereka adalah, komandannya, Kepala Departemen Operasi (Kadepops), Kepala Departemen Logistik (Kadeplog), Kepala Kamar Mesin (KKM) dan juru masak. "Nanti kalau perbaikan sudah selesai, 13 ABK lainnya yang beberapa waktu setelah peristiwa badai itu dipulangkan ke Indonesia akan kembali ke Brisbane untuk menjemput kapal itu," katanya.

KRI Arsa sedianya akan mengikuti lomba kapal layar tiang tinggi di arena APEC di Sydney, Australia, 8 - 9 September 2007 lalu, namun akhirnya batal karena mengalami kecelakaan. Kapal yang berasal dari Selandia Baru dengan nama "Adventure" dan dihibahkan ke TNI AL tahun 1997 dengan nama baru KRI Arung Samudera itu bertolak dari pangkalannya di Koarmatim, Surabaya, menuju Sydney, Australia, 3 Juli 2007.

KRI Arsa yang memiliki tiga tiang, masing-masing setinggi 18 meter dilengkapi dengan sembilan layar juga memiliki dua mesin masing-masing berkekuatan 260 PK dan mampu melaju dengan kecepatan 10 knot. (*)

TNI AL Siapkan Rp7 M Untuk Perbaiki KRI Arung Samudera Copyright Antara News 2007, Penulis Bambang, Desember 2007.

Berita Terhangat